KONSEP PEMBUATAN PETA

KONSEP PEMBUATAN PETA
Jadi pada artikel sebelumnya kita udah tau sedikitlah mengenai apa itu peta, lalu gimana sih cara peta itu dibuat ?

Peta itu dibuat dengan proses namanya surveying atau pemetaan , pemetaan merupakan pekerjaan surveyor pemetaan yaitu profesi untuk menentukan posisi terestrial atau titik secara tiga-dimensi, jarak dan sudut diantara mereka dan menuangkan informasi tersebut dalam suatu produk informasi spasial, salah satunya adalah peta.

Seorang Surveyor memiliki tugas untuk mengumpulkan data spasial berupa :

Jarak
Arah
Sudut
Tinggi/kedalaman
Beda tinggi
Koordinat
Gaya berat
Citra satelit
Foto udara
Dll
Terdapat berbagai sistem peralatan sensor dan metode pengukuran/pengamatan dalam pengadaan data spasial.

Kembali lagi ke peta dan pemetaan , jadi pada dasarnya peta adalah representasi grafis dari dunia nyata dari suatu ruang. Dalam konteks pemetaan ruang tersebut adalah permukaan bumi yang terdiri dari komponen wilayah dan obyek-obyek yang berada diatas, pada, atau dibawah permukaannya. Jadi pemeetaan adalah proses untuk menghasilkan suatu peta yang secara umum dikenal sebagai peta topografi dan peta tematik.

Nah untuk menghasilkan suatu peta yang akurat dan bisa dipertanggung jawabkan maka seorang surveyor harus mengerti dan memahami tiap-tiap tahapan tersebut.

Dalam proses akuisisi data terdapat banyak metode yaitu :

Survey Terestris
Survey terestris adalah metode survey dengan cara melakukan pengamatan dan pengumpulan data yang berada dipermukaan bumi menggunakan alat seperti Total Station dan Waterpass, biasanya survey ini bertujuan untuk menghasilkan peta skala besar untuk keperluan perencaan dan rekayasa teknik.

Survey fotogrametri
Survey fotogrametri adalah metode survey dengan menggunakan foto udara. Fotogrametri merupakan seni, ilmu, dan teknologi perolehan informasi tentang obyek fisik dan lingkungan melalui proses perekaman, pengukuran, dan penafsiran foto udara. Survey fotogrametri bisanya digunakan untuk keperluan analisa lahan maupun sebagai peta dasar, survey ini juga relative cepat namun biaya yang dibutuhkan relative mahal.

Penginderaan jauh
Merupakan metode akuisisi dari beberapa sifat objek atau fenomena, dengan menggunakan alat perekam yang secara fisik tidak terjadi kontak langsung dengan objek atau fenomena yang dikaji. Biasanya menggunakan wanaha satelit. Metode ini menghasilkan produk citra satelit yang dengan ketelitian yang tidak begitu tinggi namun mencover area yang cukup luas.

Survey gps/ ekstraterestris
Merupakan metode untuk mendapatkan koordinat suatu titik secara teliti dengan cara melakukan pengamatan terhadap sinyal yang dipancarkan oleh satelit gps. Semakin banyak sinyal satelit yang ditangkap, semakin banyak pula data yang dapat digunakan untuk mendapatkan nilai koordinat, hal ini mempengaruhi tingkat ketelitian datanya. Metode ini biasanya dilakukan untuk pembuatan titik control pengukuran maupun pekerjaan yang membutuhkan tingkat ketelitian yang akurat.

Metode-metode diatas digunakan sesuai dengan kebutuhan atau produk yang nantinya ingin dihasilkan, karena setiap metode menghasilkan ketelitian dan output yang berbeda.

Secara garis besar begitulah konsep pembuatan peta. Semoga informasi ini cukup membantu, sampai jumpa di artikel selanjutnya..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *